Pemalang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpuska) Kabupaten Pemalang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Instrumen Akreditasi Perpustakaan di Gedung Sasana Bakti Praja, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan, khususnya di lingkungan sekolah.
Kepala Dinperpuska Kabupaten Pemalang, Edy Susilo Temu Raharjo, menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran vital dalam mendukung proses pendidikan, meningkatkan literasi, serta membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, pengelolaan perpustakaan secara profesional sesuai standar nasional merupakan sebuah keharusan. “Akreditasi bukan sekedar penilaian administratif, tetapi evaluasi menyeluruh terhadap kinerja, pengelolaan, sarana prasarana, koleksi, layanan hingga inovasi perpustakaan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, sejak tahun 2020 hingga 2025, Pemalang telah melakukan akreditasi secara bertahap terhadap berbagai jenis perpustakaan, baik perpustakaan umum, desa/kelurahan, maupun sekolah. Tercatat pada 2020 sebanyak 7 perpustakaan terakreditasi, 2021 sebanyak 13, 2022 sebanyak 26, 2023 sebanyak 10, 2024 sebanyak 25, dan 2025 sebanyak 19 perpustakaan, termasuk re-akreditasi. “Kami optimistis pada tahun 2026 capaian akreditasi akan lebih meningkat dan hasilnya semakin menggembirakan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan Dinperpuska Pemalang, Edi Sutriyono, menjelaskan bahwa akreditasi bertujuan untuk mengukur tingkat pencapaian standar pengelolaan perpustakaan, sekaligus mendorong peningkatan mutu layanan. Selain itu, akreditasi juga menjadi sarana evaluasi, pembinaan, dan pengembangan agar perpustakaan lebih profesional, tertib administrasi, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Narasumber dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Nugraheni, memaparkan bahwa akreditasi merupakan sarana untuk mengukur keberhasilan sekaligus meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap perpustakaan. Ia menambahkan, standar nasional perpustakaan menjadi acuan minimal dalam penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perpustakaan, khususnya di tingkat sekolah, mampu bertransformasi menjadi pusat belajar yang aktif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku semata.
Kegiatan Bimtek tersebut diikuti oleh 70 Kepala Perpustakaan SD dan SMP se-Kabupaten Pemalang.
Dapatkan update berita dan informasi terbaru setiap hari dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Mari bergabung di Channel Telegram "Pemerintah Kabupaten Pemalang", caranya klik link https://t.me/pemkabpemalang, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.