Pemalang – City Walk Pemalang dapat menjadi magnet pariwisata. Ungkapan tersebut disampaikan Waka DPD HPI Jateng, Gunawan usai menghadiri pembukaan Muscab DPC HPI Pemalang di Hotel Sentana. Selasa (10/2) 2026).
Selanjutnya Ia menuturkan, ketika ke Jogja, secara alam tidak ada keindahan di Malioboro, tapi hampir semua wisatawan, belum merasa ke Jogja, sebelum ke malioboro.
“Jadi, yang baik harus di contoh. Di Cilacap ada titik nol, di Jogja ada Malioboro, di Pemalang ada City Walk ini bisa menjadi satu pijakan untuk menjadi paket pariwisata tersendiri, karena kita sudah punya paket pariwisata yaitu Citywalk dengan paket paket wisata alam yang ada,” terang Gunawan.
Kemajuan sektor pariwisata yang akan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) itu, kata Gunawan harus ada kerja sama yang baik antara pemangku pariwisata dan pelaku pariwisata serta semua stakeholder yang ada. Karena tanpa kerja sama yang baik menurut Gunawan itu mimpi yang tidak akan terwujud. Karena itu, kerja sama yang baik merupakan langkah utama yang harus dirempuh.
Untuk DPC HPI Pemalang, Gunawan pesan, penting sekali untuk upgrade skill Kemudian menaikan daya jual pribadi sebagai seorang pemandu wisata yang baik, santun dan profesional dan harus bisa menjual potensi wisata atau pun keindahan yang ada di dalam daerah kita sendiri.
“Jangan sampai kita menjual potensi wisata daerah lain tapi potensi wisata yang ada di wilayah kita sendiri terlupakan. Disitulah peran dari DPC HPI Pemalang yang setidaknya kedepan harus lebih giat untuk mempromosikan Pemalang,” tandas Gunawan.
Menurut Gunawan, sekecil apapun keindahan, buatlah narasi dengan sebaik mungkin, sehingga mereka akan tertarik, kemudian penasaran dan datang untuk berkunjung.
Menyinggung kegiatan Muscab DPC HPI Pemalang, Gunawan kembali berpesan agar tetap menjaga eksistensi, seduluran selawase dan jangan sampai terpecah-belah hanya karena kedudukan atau jabatan. Karena menjadi seorang ketua bukan prestise atau di untungkan tapi harus menjadi orang tua yang bisa menjadi tauladan bagi teman-teman lainnya yang masih muda muda.
Himpunan Pramuwista Indonesia, lanjut Gunawan, adalah organisasi non profit. Jadi siapapun nanti yang akan menjadi ketua emban amanah dengan sebaik mungkin, bawalah HPI ke arah yang jauh lebih baik dan bisa menjadi Mitra pemerintah.
“Siapapun nanti yang jadi ketua, kita hargai dan yang tidak jadi ketua tetap bisa membantu,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pjs. Ketua DPC HPI Kabupaten Pemalang, Hendra Sekarjati menyebutkan, ada 2 agenda yang akan dilaksanakan dalam Muscab, yaitu pertanggungjawaban pengurus selama masa bhakti 5 tahun sebelumnya, dan pemilihan ketua yang baru untuk 5 tahun kedepan.
Peran Disparbud, seperti dikatakan Hendra adalah sebagai pembina yang mengarahkan dan bekerjasama dengan banyak hal, salah satunya menyediakan pariwisata, SDM pramuwista yang untuk guide.
Dapatkan update berita dan informasi terbaru setiap hari dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Mari bergabung di Channel Telegram "Pemerintah Kabupaten Pemalang", caranya klik link https://t.me/pemkabpemalang, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
HPI Ujung Tombak Jualan Wisata
Sebelumnya